.:: Homemade Super Supreme Pizza ::.
May 27th, 2011Apakah Anda pernah merasakan tinggal di wilayah yang tidak tercakup area delivery-nya Pizza Hut ??? 
Really sucks
secara pizza-nya Pizza Hut tuh my fave banget
Especially the super supreme one 

Alhasil, jadi lah sering bikin pizza di rumah karena kebetulan juga Dinka seneng banget sama pizza. Dinka tuh rerotian banget deh
Pizza yes, bakpao yes, roti yes, donat yessssss… Nizza, eh salah, Nissa dan Nana mah ngikut baeeee hihihihihi… Kalo Nana hampir satu selera dengan Dinka tapi Nissa agak beda. Rerotian yang dia suka banget tuh donat. Pizza dan bakpao paling cuma satu slice sekali makan, beda dengan Dinka yang dalam satu session makan itu bisa 3-5 slices !!!
OMG
Kalo dilihat dan diperhatikan serta dihitung dengan seksama, dalam 1×24 jam itu Dinka bisa abis 1 loyang pizza ukuran diameter 28 cm !!! haiiizzzzzz
gembul kayak emaknya 
Anyway, back to pizza 
Hari ini kehabisan susu Ultra ceritanya… Akhirnya pergi ke Carrefour Cibinong sendirian karena @@ kebetulan dapat giliran standby pagi di kantor Humas Pemprov DKI jadi yang biasanya pagi sampai sore ada di rumah dan bisa nganter ke mana-mana, ini ga ada. Yawdah, naik ojek deh dan hari cerah lho jadi ga becek hahahahaha… garing 
Sampe di Carrefour, ternyata oh ternyata… memang yang namanya ibu-ibu ya, ga bisa dilepas di hypermarket sendirian tanpa pelototan sang suami hihihihihihhi
Niat cuma beli susu eh yang diambil ada jamur kuping, saus La Fonte, paprika, bombay, tepung Cakra (ini karena tepung K2 dan BT di rumah bener-bener habissss tak ada sisa), gula pasir, bra
, daging giling, indomie, ah banyak deh…. tau-tau bayar sekian 
Sampe rumah, ga ada cemilan… pas liat belanjaan, idiihh… gw bikin pizza aja kali yaaaaaa… kayaknya lengkap banget tuh toppingnya
Liat di kulkas ada sosis, mozarella, keju cheddar. Langsung deh ngadon.
Super Supreme Pizza ala Radin Cake
Pizza Dough
400 gr tepung protein tinggi (Cakra, K2, BT)
100 gr tepung protein rendah (CF, Kunci Biru)
1 sachet ragi instant (Mauripan, Fermipan, Saf Instant)
2 sdt garam halus
2 sdm gula pasir
Aduk rata semua bahan kering di atas. Buat lubang di tengah.
1 butir telor
70 mL olive oil
250 mL air dingin
Masukkan bahan cair di atas ke lubang tepung. Aduk / uleni sampai halus adonannya.
Tutup baskom dengan plastik atau kalo baskomnya punya tutup ya pakai tutupnya itu. Taro di kulkas 30 menit. Oles 3 buah loyang 30×30 dengan carlo/minyak. Siapkan bahan topping.
Bahan topping
Daging giling secukupnya.
Sosis sapi/ayam, iris sedang. Kalo mau pinggiran pizza ada sosisnya, sisakan beberapa sosis utuh.
Jamur kuping, potong-potong.
Keju cheddar kurleb 50 gr, parut.
Saus pasta, saya pakai La Fonte ajah.
Bawang bombay, iris.
Oregano kering secukupnya.
Mozarella.
Keluarkan dough dari kulkas, timbang masing-masing 320 gr. Atau timbang semua adonan trus bagi 3.
Bulatkan masing-masing dough. Taro di sisi meja. Jangan lupa selama bekerja dengan pizza dough ini meja kerjanya di tabur tepung yah. Tangan juga ditabur tepung.
Ambil satu buah dough, pipihkan, kalo perlu digilas untuk mengeluarkan anginnya. Digilas-gilas terus sambil memperhatikan bentuknya (diusahakan tetap berbentuk lingkaran) sampai kira-kira anginnya sudah keluar dan pizza sudah tidak bisa melebar lagi.
Potong mozarella memanjang atau ambil sosis utuh, taro di pinggiran dough sampai mengelilingi dough, lipat dough ke arah dalam hingga rapat dan moza/sosis tidak terlihat lagi (optional, untuk yang mau ada filling moza/sosis di pinggiran pizza).
Letakkan dough di atas loyang yang telah dioles.
Tusuk-tusuk dasar dough dengan garpu, sebanyak mungkin ya tusukannya. Untuk yang tidak menggunakan filling pinggiran pizzanya, 1.5 cm dr pinggiran dough tdk perlu ditusuk.
Tuang saus pasta, ratakan ke seluruh permukaan dough yang sudah ditusuk garpu.
Taburkan oregano kering. Taburkan keju parut. Tata bawang bombay iris. Tata sosis dan daging giling (gumpalan kecil2). Tata paprika dan jamur kuping.
Cipratkan saus pasta di beberapa tempat secara acak. Parut mozarella sesuai selera di paling atas. Sisihkan.
Panaskan oven dengan api sedang.
Kerjakan 2 dough lainnya dengan cara yang sama.
Saat oven sudah mencapai 180 dC, masukkan semua loyang (kalo ovennya gede). Panggang selama 15 menit atau sampai pinggiran dough kecokelatan.
Kalo ovennya kecil, dough pertama dulu yang masuk oven.
Ini hasilnya 
nyam nyammmmmm…. dah ga khawatir lagi deh biar rumah di luar jangkauan deliverynya Pizza Hut 
-Nia Kurniasih-
0856 94 3333 07
YM: radincake






Itupun bukan gagal jadi bantat, keras atau gimana… Tapi lebih ke salah dalam pelipatan setelah bakpao diisi masakan ayam. Setelah diisi masakan ayam, bakpau cukup langsung dibentuk saja dan ditaro di kertas apa adanya, tidak dibalik. Jadi adonan bakpau yang lebih tebal ada di bagian atas. Nah waktu pertama kali bikin bakpao, setelah diisi bakpao saya balik, taro di kertas, alhasil setelah dikukus atasnya keriput dan transparant keliatan bayangan isian ayamnya hahahahahah….











